Melihat foto teman-teman yang sudah beranjak dewasa menyadarkan diriku bahwa akupun sepertinya. Seperti gerbang yang siap untuk di masuki. Takut tapi mau tidak mau harus menerimanya. Menjadi anak kecil itu tidak selamanya. Menjalankan kehidupan seperti orang dewasa adalah hal yang tak pernah terbayangkan. Mencari pekerjaan, menikah, mempunyai anak adalah hal yang tak terpikirkan. Ku pikir dunia ini seperi kapas atau permen kapas, manis dan nyaman. Karena pada saat itu aku masih tidak tahu apa-apa hanya berpikir tentang keceriaan. Menjadi dewasa menyadarkan ku bahwa waktuku hanya sedikit, walaupun waktu tak akan mengenal usia . Sesekali waktu aku rindu dengan masa kecil. Penuh dengan keceriaan, permen, luka akibat jatuh dari sepeda, dan segala kenangan pada masa itu. Kedewasaan bukan lah hal tentang fisik tapi akal. Dunia dewasa itu penuh dengan huru hara, Abu-abu, ketiadaan hati nurani itulah yang pertama kali terpikirkan.